Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Surabaya North Quay Destinasi Wisata Favorit Baru Kota Pahlawan

Gambar
Kapal lego jangkar di Surabaya North Quay Surabaya North Quay terletak di daerah pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Untuk masuk ke tempat wisata ini tidak dipungut biaya alias GRATIS. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir mobil sejumlah 11 ribu rupiah, sedangkan motor sebesar 5 ribu rupiah. Google Map akan mengarahkan kita keluar dari tol Perak ke jalan Perak Utara, dan akhirnya masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dekat dengan Terminal Jamrud.  Jam dan hari buka dari Surabaya North Quay adalah hari Selasa sampai dengan Minggu mulai 11 siang sampai dengan jam 8 malam. Sedangkan hari Senin ditutup untuk umum. Dari area parkir nampak di atas roof top gedung Gapura Nusantara dimana SNQ berada di lantai tiga sudah banyak pengunjung yang berfoto foto ria dengan latar belakang terminal peti kemas Jamrud. Nampak pula sekelompok calom penumpang kapal yang duduk menunggu jam keberangkatan kapal mereka. Entah mengapa mereka tidak masuk saja ke dalam gedung yang lumayan b

SEJENAK DI TUGU PAHLAWAN MALAM HARI

Gambar
Tugu Pahlawan Surabaya Siapa yang tidak mengenal Tugu Pahlawan, apalagi warga Jawa Timur dan kota Surabaya khususnya. Monumen yang berada di jantung kota Surabaya ini berdiri dengan kokoh sejak awal dibangun dan diresmikan pada 10 Nopember 1952 oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno.  Tugu Pahlawan sendiri adalah sebuah monumen yang menjadi markah tanah Kota Surabaya . Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas.  Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dimana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia . Beberapa waktu

MENIKMATI RINDANGNYA HUTAN BAMBU KEPUTIH SURABAYA

Gambar
Hutan Bambu Keputih Surabaya terus berbenah terutama di sektor pariwisata, dengan bentang alam yang kurang menguntungkan sejauh yang saya ketahui kota Pahlawan ini hanya memiliki dua wisata alam yakni pantai Kenjeran dan Hutan Mangrove Wonorejo. Namun keterbatasan ini justru menjadi pemicu bagi pemkot Surabaya untuk memutar otak bagaimana menggiatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar terus berkembang dan tentu saja menggiatkan perekonomian warganya. Tujuan wisata alternatif yang bisa anda kunjungi di Surabaya adalah Hutan Bambu dan Taman Sakura yang terletak di Keputih Sukolilo dimana dulunya tempat ini adalah bekas TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah di Surabaya. Tempat yang dulu kotor, bau dan kumuh kini berubah disulap menjadi sebuah taman cantik dan hutan bambu kecil yang berderet kurang lebih 100 meter. Tak perlu merogoh kocek untuk datang ke tempat ini hanya membayar karcis parkir kendaraan saja. Tempat ini bisa dengan mudah anda capai dari arah

KAMPUNG WARNA WARNI KENJERAN| DESTINASI TERBARU WISATA DI SURABAYA

Gambar
Kampung Warna - Warni Kenjeran by Zulfiqo Ilham Chudori , on Flickr Daerah Kenjeran di Surabaya rupanya sedang menjadi proyek pengembangan wisata terbaru di kota Pahlawan. Setelah dibangun Jembatan Kenjeran atau jembatan Surabaya, kemudian Sentra Ikan Bulak pemkot Surabaya membuat gebrakan baru dengan menggiatkan warga kampung di sekitar Bulak dan pantai Kenjeran untuk membuat rumah terutama atap dan tembok berwarna-warni.  Ide ini mungkin bukan yang pertama di Indonesia, karena sebelumnya sudah ada Kampung Warna-Warni di Malang dan Semarang. Namun hal tersebut layak diapresiasi karena pengembangan wisata ini melibatkan secara langsung warga sekitar. Jembatan Kenjeran dekat dengan kampung warna-warni Surabaya Kampung di tepi pantai Kenjeran ini sengaja dicat tembok dan atap gentengnya dengan warna-warni cerah sehingga kelihatan mencolok dan lebih “FOTOGENIK” . Pengecatan kampung ini dipimpin langsung oleh Walikota Surabata Ibu Tri Rismaharini. Dengan adanya wisat

SHUTTLE BUS GRATIS PENGHUBUNG TERMINAL 1 DAN 2 BANDARA INTERNASIONAL JUANDA

Gambar
Shuttle Bus Bandara Juanda berhenti di Terminal 2 Beberapa kali dalam perjalanan saya mendapati masih ada saja calon penumpang pesawat terbang yang salah masuk terminal di bandara Juanda Sidoarjo. Mereka yang mestinya naik pesawat dan check in dari terminal 1 bandara Juanda malah “Nyasar” ke terminal 2 yang notabene adalah terminal khusus flight Internasional atau keluar negeri dan domestik khusus maskapai Garuda Indonesia dan Air Asia. Sedangkan terminal 1 adalah untuk semua keberangkatan domestik atau dalam negeri untuk maspakai seperti Citilink, Batik, Lion, Sriwajaya, Kalstar, Nam, dll. Kalau sudah nyasar hendaknya jangan panik jika waktu boarding anda masih cukup lama dalam hal ini satu jam misalnya. Kalau sudah mepet sekali semisal setengah jam anda bisa langsung naik taxi, namun kalau sudah 15 menit kurang dari waktu boarding maka “TAMAT” sudah alias hangus tiket penerbangan anda. Hal ini dikarenakan jarak antara Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Juanda lumayan jauh sek